Monday, 9 February 2015

Dapatkan Stamina Kuat


(foto: uppernicolaband.com)

Amat sangat wajar bila seseorang begitu menggilai makanan-makanan enak yang manis, asin, dan berlemak, namun jelas kurang serat. Padahal ragam makanan seperti itu dapat memberikan efek buruk bagi tubuh, seperti mudah lelah. Secara fisik, perut kamu juga akan mudah buncit. 

Sejatinya, untuk melakukan ragam aktivitas atau rutinitas harian, kamu membutuhkan stamina yang kuat. Apalagi jika kamu juga aktif bermain basket ataupun streetball, sudah pasti stamina prima mutlak dimiliki. Sebab dalam olahraga permainan, seperti basket, kamu akan lebih banyak berlari di mana derap jantungmu akan bekerja lebih keras di sini.

Berikut adalah tips singkat untuk mendapatkan stamina bagus layaknya para pemain bola basket profesional:

  • Ubah karbohidrat biasa dengan karbohidrat kompleks, sehingga stamina kamu menjadi lebih baik. Caranya, ganti roti putih dengan roti gandum, nasi putih dengan nasi merah, atau juga mengganti bubur dengan oatmeal saat sarapan.
  • Banyak konsumsi buah. Tubuh membutuhkan vitamin dan mineral untuk proses metabolisme, detoksifikasi dan antioksidan. Buah-buahan memiliki daya listrik yang dapat mengubah lemak menjadi energi dalam tubuh. Salah satunya pisang, yang mana direkomendasikan untuk dikonsumsi secara rutin karena kandungan fruktosa dan kaliumnya bagus untuk otot jantung.
  • Kurangi asupan gorengan. Biasakan menyantap lauk yang dipanggang atau direbus, bukan digoreng. Sebab pada dasarnya, makanan yang digoreng akan berkurang asupan oksigennya hingga 20 persen.

Friday, 6 February 2015

Hawks Torehkan Rekor Baru NBA


(foto: gatorzone.com)

Bulan Januari lalu, Atlanta Hawks Pada bulan Januari kemarin, mereka sama sekali tak terkalahkan dengan mengemas kemenangan 17 kali beruntun. Kemenangan terakhir mereka dapatkan ketika menjamu Philadelphia 76ers, Sabtu (31/1). Dengan ini, tandanya Hawks telah membuat rekor baru di sepanjang sejarah NBA sebagai tim pertama yang mampu menorehkan 17 kemenangan dalam kurun waktu sebulan.

Meskipun demikian, Sixers memberikan perlawanan yang sengit kepada Hawks. "Tadi itu adalah laga yang keras. Tenaga para pemain sangat terkuras. Saya tidak tahu bagaimana kami melalui pertandingan tersebut, tapi yang jelas pada akhirnya kami mampu memenangkannya," ujar guard Hawks, Jeff Teague.

Al Horford, center Hawks, menjadi bintang laga dengan menyumbangkan angka tertinggi, 23 poin. Pemain bola basket berdarah Republik Dominika ini juga tak lupa memuji Teague, yang baginya sangat membantu kerjanya untuk mencetak angka. "Kami sempat sedikit terhambat saat menyerang, pada awalnya. Saya merasa bahwa saya harus berinisiatif mencetak angka. Jeff (Teague) menciptakan set up yang sangat bagus, dengan memberikan saya beberapa passing yang hebat."

Good job, Hawks!

Lampu Hijau untuk Paul George?


(foto: nba.com)

Larry Bird, Presiden Indiana Pacers, ditengarai telah memberikan izin bagi Paul George untuk kembali bermain pasca mengalami cedera patah kaki. Sebelumnya, diketahui bahwa George sudah bisa berlatih ringan dengan melakukan jump shot bahkan dunk, setelah menjalani masa recovery 7 bulan lamanya.

"Tampaknya dari minggu ke minggu kondisi Paul (George) terus membaik. Jadi, jika kami nantinya memiliki kesempatan masuk ke babak play off, maka bisa saya katakan bahwa siapa yang siap bermain, maka haruslah bermain," ujar Bird, yang mengaku tak akan menahan pemain bola basket andalan Pacers tersebut untuk kembali turun ke lapangan.

Meskipun begitu, Bird tidak memiliki petunjuk pasti kapan ia bisa segera bermain kembali. Legenda Boston Celtics ini pun juga belum mengantongi izin dari tim medis terkait kesiapan George. Namun, dari sang pemain sendiri, George, ia menyiratkan bahwa dirinya bisa kembali bermain di bulan Maret nanti. Hal ini terlihat dari postingan twitter Paul George yang berbunyi, "March?!"

Sementara itu, pelatih Pacers, Frank Vogel, malah pesimis swingman utamanya tersebut siap bermain di tahun ini. Tampaknya, Vogel lebih memilih untuk berhati-hati dan tidak ambil risiko pada kondisi George. Tim sebaiknya tidak terlalu gegabah dan buru-buru atas kemungkinan George kembali bermain, karena jelas Pacers lebih membutuhkan George dalam waktu jangka panjang. 

Monday, 2 February 2015

Shaq Kagumi Julius Erving


(foto: bleacherreport.com)

Kebanyakan pecinta basket ketika ditanya siapakah pebasket terhebat sepanjang masa, maka nama-nama seperti Magic Johnson, Michael Jordan, Larry Bird, hingga Kobe Bryant lah yang akan muncul. Tetapi ketika hal tersebut ditanyakan kepada Shaquille O'Neal, maka jawabannya, "none of them."

Lalu, siapa pemain bola basket terhebat sepanjang masa versi Shaq? "Ini hanya masalah pendapat. Bagi saya, Dr. J merupakan pemain terbaik yang pernah ada. Namun, ketika saya bertanya kepada orang-orang, maka mereka akan menjawab Jordan, Kobe, atau bahkan LeBron. Sekali lagi, ini hanya masalah pendapat saja."

Dr. J adalah nickname Julius Erving, legenda NBA yang besar di tim Philadelphia 76ers. Bukan tanpa alasan, Shaq begitu mengagumi sosok Erving. Forward legendaris yang kini sudah berusia 64 tahun tersebut adalah salah satu pebasket yang merevolusi turnamen NBA dengan gaya bermain akrobatiknya. Tak heran, sebab Erving memiliki latar belakang sebagai pebasket jalanan alias streetballer. Gaya tersebut nyatanya memberi warna baru di dalam dunia basket hingga kini.

Shaq memilih Julius Erving sebagai pebasket terbaik sepanjang masa. Bagaimana dengan Anda?


Tulang Wajah Rondo Retak


(foto: si.com)
Nasib kurang beruntung dialami oleh point guard Dallas Mavericks, Rajon Rondo, ketika timnya melawan Orlando Magic, Minggu (1/2). Di tengah laga, Rondo terjatuh ke lantai setelah kakinya tersandung oleh pemain bola basket Magic, Elfrid Payton. Tak lama setelah itu, wajahnya terbentur secara tak sengaja oleh lutut rekan setimnya sendiri, Richard Jefferson.

Alhasil, pertandingan dihentikan. Rondo pun tidak sanggup kembali bermain, dan ia segera ditarik keluar oleh tim medis. Diketahui, bahwa tulang orbital yang letaknya di dekat mata kiri serta tulang hidungnya, mengalami keretakan. Imbasnya, Rondo akan absen di beberapa pertandingan Mavericks berikutnya.
 
Pebasket berusia 28 tahun itu pun berusaha untuk legawa, padahal beberapa waktu lalu ia baru saja sembuh dari cedera tangan. Bahkan pada tahun lalu, saat ia masih berkostum Boston Celtics, ia absen bermain hampir sepanjang musim akibat cedera lutut parah.

"Rasa frustasi akibat cedera tangan telah berlalu, tapi beberapa hari ini saya merasa baik-baik saja," ucap Rondo. "Saya merasakan hal positif. Saya hanya memikirkan bagaimana saya bisa melalui cedera lututku, jadi cedera ini bukanlah apa-apa. Saya masih punya harapan yang tinggi."

Get well soon, Rajon Rondo!


Paul Pierce Sanjung John Wall


(foto: cbssports.com)

Pemain bola basket Washington Wizards, Paul Pierce, mengungkapkan kekagumannya kepada John Wall. Pebasket veteran yang pernah mengecap manisnya berkarir di Boston Celtics ini menyatakan bahwa meskipun dirinya adalah sosok senior di tim, namun Wall tetaplah pemain nomor satu Wizards saat ini.

"Ia (Wall) adalah pemimpin kami. Semua orang berbicara tentang si pemain senior Paul Pierce. Namun, bagi saya John Wall merupakan pemimpin kami yang sebenarnya," ujar Pierce. Di usianya yang sudah menginjak 36 tahun, Pierce memang sudah tidak bisa bergerak lincah seperti dulu. Kini ia sedikit mengubah gaya bermainnya yakni dengan banyak melakukan passing cerdas untuk rekan-rekannya.

Penilaian tinggi Pierce terhadap Wall bukan tanpa sebab. John Wall adalah aktor utama yang dapat membuat Wizards kini bertengger di papan atas Eastern Conference, yakni peringkat ketiga dengan torehan 31 kali menang dan 17 kali kalah. Sederhananya, para pemain Wizards lainnya mengorbit mengelilingi poros permainan yang dilakoni oleh Wall. 

Rasanya semua pecinta NBA setuju bahwa John Wall merupakan seorang point guard andal yang sudah membentuk talenta emasnya di usia muda. Jadi, cukup pantas jika ia dijadikan sebagai pemimpin timnya saat ini.


Sepatu Lining-Way Dwyane Wade


(foto: the305.com)

Kehebatan serta tentunya prestasi yang telah diraih Dwyane Wade telah mengukuhkan dirinya sebagai salah satu legenda NBA. Pemain bola basket Miami Heat ini sudah barang tentu menarik para produsen apparel untuk menjadikannya sebagai duta. Li-Ning, produsen apparel asal China, beruntung bisa menggaet shooting guard veteran ini.

Li-Ning menciptakan sepatu berdesain khusus untuk Wade, bernama Lining-Way of Wade. Berikut adalah ulasan mengenai sepatu ini:

  1. Material karet pada dasar sepatu cukup melekat, sehingga tepat dipakai di lantai lapangan yang clean.
  2. Bagian upper sepatu memiliki tampilan mewah dan indah, sekaligus dapat mencengkram kaki bagian bawah tulang kering dengan sangat baik, sehingga dapat mencegah engkel terkilir.
  3. Sepatu ini menggunakan bantalan busa yang tidak terlalu tebal, sehingga pemakai bisa bergerak secara eksplosif tanpa harus membebani kerja lutut.

Secara keseluruhan, sepatu ini menawarkan performa yang cukup baik. Meskipun ketersediaan sepatu Lining-Way of Wade ini juga terbatas di pasaran. Jadi, dibutuhkan effort lebih bagi siapapun yang ingin memiliki sepatu ini.